Renungan Kristen - Khotbah Kristen - Download Lagu Rohani
Terbaru !!
Loading...
Sunday, 21 December 2014

Info Post

Baca:  Yohanes 15:1-8

"Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur,..."  Yohanes 15:4b








Pohon dan ranting atau carang merupakan simbol dari hubungan yang erat.  Carang tidak akan mungkin hidup, apalagi menghasilkan buah, jika tidak menyatu dengan pokoknya.  Pokok menjadi sumber utama dan tempat hidup bagi carang.  Demikian pula hubungan orang percaya dengan Kristus, dapat bertumbuh dan menghasilkan buah hanya jika melekat kepada Tuhan,  "...sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa."  (ayat 5b).  Jadi Tuhan Yesus Kristus adalah sumber hidup bagi kita, dan di luar Kristus kita tidak akan hidup alias mati.

     Tuhan menghendaki kehidupan orang percaya adalah kehidupan yang berbuah dan itu adalah proses.  Dalam dunia pertanian ada istilah yang disebu dengan pemangkasan.  Ada pun tujuan pemangkasan adalah untuk menyingkirkan daun dan carang kering yang tidak berguna atau berpenyakit yang dapat mengurangi kemampuan pohon untuk berbuah.  Oleh karena itu kita harus mengijinkan Tuhan membentuk kita, karena Dia memanggil kita untuk dijadikan  'orang-orang yang berbeda'  dan untuk melakukan perkara yang besar bersama Dia.  Firman Tuhan adalah alat untuk membentuk kita:  sebagai gunting pemangkas sifat dan kebiasaan buruk kita yang menghalangi kita berbuah.  Tertulis:  "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran."  (2 Timotius 3:16).  Orang Kristen yang sudah mengalami proses pemangkasan akan meghasilkan buah.  Memang, dipangkas berarti sakit dan terluka, tapi semua itu mendatangkan kebaikan bagi kita,  "Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat;  Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan pula."  (Ayub 5:18).

     Ada pun buah yang dimaksud pada renungan hari ini adalah karakter Kristiani atau disebut pula dengan sembilan buah-buah Roh  (Galatia 5:22-23).  Buah Roh bersifat utuh  (tunggal)  tetapi memiliki sifat yang berbeda.  Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk mementingkan salah satu atau beberapa sifat tertentu dan menolak sifat lainnya dengan alasan apa pun.  Dalam arti lain, buah yang dihasilkan dapat pula mengacu pada jiwa-jiwa baru yang dibawa keapda Tuhan  (baca  Filipi 1:22).

Jika kita tinggal di dalam Kristus, Ia juga akan tinggal di dalam kita, artinya Ia akan memimpin dan menuntun hidup kita.

Yohanes 15:1-8
15:1"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
15:2Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
15:3Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
15:4Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
15:5Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
15:6Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
15:7Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
15:8Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
Red heart Angel TUHAN YESUS MEMBERKATI Angel Red heart

Semoga melalui posting"MELEKAT PADA TUHAN: Syarat Utama Berbuah" saudara bisa diberkati

Like, +1, dan Komentar akan membantu kami untuk memberikan yang terbaik untuk saudara.

Comments